Musim dingin. Salju turun, di Eropa atau Amerika Utara, suhu bisa mencapai minus 40 derajat Celcius. Artinya, kulkasmu masih lebih hangat..!! Itulah saat semua tetumbuhan "mati", kecuali pohon cemara. Itulah saatnya darahmu bisa berhenti menjadi es ketika kamu keluar rumah tanpa pakaian khusus. Musim salju adalah saat di mana manusia bertahan hidup, tanpa bisa berjalan jika tak ada bantuan peralatan dan teknologi. Tanpa itu semua, mati kedinginan. Dan ada satu periode dimana salju berbentuk badai. Badai salju..
Terbayang apa yg bisa dilakukan selain bertahan hidup di dalam ruangan berpemanas.. Padang pasir. Begitu keringnya sampai sampai manusia yang berdiam
disana membayangkan sungai-sungai yang mengalir sebagai sorga. Hanya ada beberapa jenis pohon yang bertahan hidup dengan suhu diatas 40 derajat Celcius. Keringatmu bisa langsung menguap bersama cairan tubuhmu, Dan keberadaan air adalah persolan hidup mati.
Sungguh bukan minyak..Saya sungguh tidak mengerti jika masih ada orang yang belum percaya bahwa INDONESIA itu KEPINGAN SURGA. Cobalah kamu bercelana pendek, pakai kaos dan sandal jepit, lalu jalan-jalan di Kanada ketika musim dingin.. Atau jalan jalan dipadang pasir.
Dijamin mati..!!
Di sini, di negaramu, kapan saja, mau siang atau malam - kamu bisa
berjalan-jalan memakai kaos singlet tanpa alas kaki. Mau hujan atau
panas, kamu akan bertahan dan selamat. Di Eropa Amerika paling
banter kamu akan ketemu buah-buahan yang sering kamu lihat saja : apel,
anggur, sunkist, pir, dan semacamnya. Di Timur tengah paling kamu ketemu kurma, kismis, kacang arab, buah zaitun, buah tin. Di Indonesia, kamu tak akan sanggup menyebut semua jenis buah dan
sayuran, umbi-umbianan, kacang-kacangan, bunga-bunga, rempah-rempah,
saking banyaknya.
Di Amerika dan Eropa, kamu akan ketemu makanan
yang itu-itu saja : sandwich, hot dog, hamburger. Paling juga steak, es
krim, keju. Di Timur tengah ? Roti. Daging, daging dan daging lagi.
Di INDONESIA ?
Dari Sabang sampai Merauke, mungkin ada ratusan ribu varian makanan.
Ada puluhan jenis soto, varian sambal, olahan daging, ikan dan ayam tak
terhitung macamnya. Setiap wilayah ada jenisnya. Kue basah kue
kering ada ribuan jenis. Varian bakso saja sudah sedemikian banyak.
Belum lagi singkong, ketan, gula, kelapa bisa menjadi puluhan jenis nama
makanan.
Di Indonesia, kamu bebas mendengar pengajian,
sholawatan, lonceng gereja, dang dut koplo, konser rock, jazz, gamelan
dan ecrek-ecrek orang ngamen. Di Eropa, Amerika, Timur tengah, belum
tentu kamu bisa menikmati kecuali pakai head-set. Saya ingin
menulis betapa sorganya Indonesia dari segala sisi. Hasil buminya,
cuacanya, orang-orangnya yang cerdas kreatif dan bersahabat, budayanya,
guyonannya.
Keindahan tempat-tempat wisatanya dan seterusnya.
Saya tidak mungkin mampu menulis itu semua bahkan meskipun air laut saya
jadikan tintanya. Demikian tak terhingga kenikmatan anugerah Tuhan pada bangsa ini.
Kamu tidak bisa mensyukuri itu semua ?
Itu berarti jiwamu sudah mati.
Maka para sahabat.....
Janganlah sorga ini kita hancurkan hanya karena syahwat berkuasa, keserakahan serta ketamakan tiada batas. Janganlah kehangatan persaudaraan yang diwariskan oleh nenek-moyang dan para leluhur kita hancurkan hanya karena kita merasa paling benar dan paling pintar. Tuhan hanya mensyaratkan kamu semua bersyukur dengan menjaganya, agar surga ini tidak jadi neraka.
Bersyukur itu diantaranya :
Tidak merusak !
Jagalah alam lingkungan, sistem nilai, budaya asli, kebersihan dan semacamnya. Politik jangka pendek dengan segenap napsu berkuasanya jangan sampai merubah surga ini jadi neraka. Pandai-pandailah menahan diri seperti orang berpuasa. Jangan jadi
pengikut orang-orang yang haus kekuasaan dan ketamakan luar biasa.
NIKMAT apa lagi yang hendak kita dustakan ?
MARI JAGA NKRI DEMI ANAK DAN CUCU, BUKAN DEMI KITA BELAKA !
Selamat menjaga ANUGERAH TERINDAH,
"SURGA" dari Tuhan ini...
(Ditulis oleh seorang asing yang memandang Indonesia dari luar. Saya hanya lakukan penyesuaian saja)

Post a Comment Blogger Facebook